Where Angels Fear to Tread adalah novel tahun 1905 karya E. M. Forster. Judulnya berasal dari sebaris kalimat dalam puisi Alexander Pope, An Essay on Criticism: "Sebab orang bodoh menyerbu masuk ke tempat di mana malaikat takut untuk melangkah". BBC mengadaptasi novel ini untuk televisi pada tahun 1966 sebagai Play of the Month. Pada tahun 1991, novel ini diangkat ke layar lebar oleh Charles Sturridge, dibintangi oleh Rupert Graves, Giovanni Guidelli, Helen Mirren, Helena Bonham Carter, dan Judy Davis. Adaptasi radio sepuluh bagian dari novel ini disiarkan di BBC Radio 4. Sebuah opera berdasarkan novel karya Mark Weiser dipentaskan perdana di Peabody Institute of Music pada tahun 1999, dan menerima pemutaran perdana profesionalnya di Opera San Jose pada tahun 2015.
Dalam perjalanan ke Toskana bersama teman muda dan rekan seperjalanannya Caroline Abbott, janda Lilia Herriton jatuh cinta pada Gino, seorang pria Italia tampan yang jauh lebih muda darinya, dan memutuskan untuk menetap. Dengan marah, keluarga mendiang suaminya mengirim saudara ipar Lilia, Philip, ke Italia untuk mencegah pernikahan yang tidak sepadan, namun ia tiba terlambat. Lilia telah menikah dengan Gino dan hamil lagi. Dia melahirkan seorang putra, tetapi meninggal saat melahirkan. Caroline memutuskan untuk pergi ke Toskana lagi untuk menyelamatkan anak itu dari apa yang dia anggap akan menjadi kehidupan yang sulit. Tidak mau kalah, keluarga Herriton mengirim Philip lagi ke Italia, kali ini ditemani oleh saudara perempuannya Harriet, untuk menyelamatkan reputasi keluarga. Di mata publik, mereka menyatakan bahwa adalah hak dan kewajiban mereka untuk pergi ke Italia demi mendapatkan hak asuh bayi tersebut agar ia dapat dibesarkan sebagai orang Inggris. Namun, secara diam-diam, mereka tidak mempedulikan anak itu, hanya mementingkan citra publik. Philip dan Harriet bertemu Caroline di Monteriano. Baik Philip maupun Caroline akhirnya terpesona oleh pesona Italia, yang menyebabkan mereka goyah dalam tujuan awal mereka. Mereka selanjutnya mengetahui bahwa Gino sangat menyayangi putra bayinya dan Lilia. Namun, saat mereka mengakui kekalahan dalam misi mereka, Harriet menculik bayi itu, tetapi bayi itu terbunuh secara tidak sengaja ketika kereta yang ditumpanginya terbalik. Gino, yang mendengar berita itu, menyerang Phillip, tetapi keduanya berdamai setelah mediasi Caroline. Ledakan fisik Gino terhadap Philip sebagai respons terhadap berita tersebut membuat Philip menyadari seperti apa rasanya benar-benar hidup. Rasa bersalah yang dirasakan Harriet menyebabkannya kehilangan akal sehatnya. Akhirnya, saat Philip dan Caroline kembali ke Inggris, ia menyadari bahwa ia jatuh cinta pada Caroline namun ia tidak akan pernah bisa bersamanya, karena Caroline mengaku, secara dramatis, bahwa ia jatuh cinta pada Gino.
Resensi untuk surat kabar harian Inggris The Manchester Guardian (pendahulu The Guardian) menulis pada bulan Agustus 1905: "Where Angels Fear to Tread sama sekali bukan jenis buku yang disiratkan oleh judulnya. Buku ini tidak cengeng atau sentimental atau biasa saja. Motif ceritanya […] cukup akrab dan umum, tetapi latar dan perlakuan terhadap motif ini hampir mengejutkan orisinalitasnya". Resensi tersebut mencatat "urat sinisme yang terus-menerus yang cenderung menolak, tetapi sinismenya tidak berakar dalam. […] [I]tu mengambil bentuk komedi kotor yang memuncak, secara tidak terduga dan dengan kekuatan dramatis yang nyata, dalam sebuah tragedi aneh." Resensi tersebut diakhiri dengan mengatakan, "Kami bertanya-tanya apakah EM Forster bisa menjadi sedikit lebih dermawan tanpa kehilangan kekuatan dan orisinalitasnya. Sebuah eksperimen mungkin layak dicoba." Lionel Trilling menulis, "Novel pertama Forster muncul pada tahun 1905. Penulisnya berusia 26 tahun, bukan usia yang luar biasa untuk menulis novel pertama kecuali novel tersebut, seperti karya Forster, adalah karya yang utuh dan matang yang didominasi oleh kecerdasan yang segar dan berwibawa".
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.