Kisah:
Ketika seorang pendeta desa memberi tahu John Durbeyfield bahwa keluarganya adalah keturunan dari keluarga kuno d'Urberville, berita tersebut mengirim putrinya, Tess, menuju cabang nama yang lebih kaya—dan ke dalam masa depan yang tidak pernah ia pilih. Di antara pengejaran Alec d'Urberville dan idealisme Angel Clare, Tess mencoba membangun kehidupan melalui kerja keras, cinta, dan ketabahan yang gigih sementara masyarakat menghakiminya dengan aturan yang tidak diterapkan secara setara. Wessex karya Hardy sangat indah, namun keindahan tidak menawarkan perlindungan dari kelas sosial, kebetulan, atau standar ganda seksual.
Sorotan Bacaan:
Kekuatan novel ini terletak pada jarak antara Tess sebagaimana orang lain membayangkannya dan Tess sebagaimana pembaca mengenalnya. Hardy memadukan lanskap pastoral dengan tragedi yang memuncak, dan tujuh "fase" memberikan kekuatan siklus pada hidupnya yang berulang kali menjanjikan pembaruan. Pembaca yang tertarik dengan romansa akan menemukan sesuatu yang lebih tajam: sebuah tantangan penuh kasih sayang terhadap kosakata moral Inggris era Victoria.
Disutradarai oleh Roman Polanski; Prancis dan Inggris; dibintangi oleh Nastassja Kinski, Peter Firth, dan Leigh Lawson. Film ini memenangkan tiga Academy Awards pada upacara tahun 1981 dan merupakan versi layar lebar internasional utama dari novel Hardy.
Perbedaannya dengan buku:
Produksi ini merekam lanskap Wessex-nya di Brittany dan memadatkan narasi sosial Hardy menjadi gambar, performa, dan garis roman-tragis yang lebih berkelanjutan.
Cara memilih edisi pembaca:
Pilihlah teks lengkap (unabridged) yang mempertahankan subjudul A Pure Woman, ketujuh fase, dan seluruh 59 bab. Edisi beranotasi sangat berguna untuk memahami kosakata pedesaan Hardy, gema alkitabiah, serta asumsi hukum dan sosial seputar Tess. Dalam terjemahan, carilah penerjemah yang disebutkan namanya dan pernyataan eksplisit tentang kelengkapan teks; versi ringkas untuk "pembaca muda" dapat menghilangkan detail sosial yang justru membuat novel ini kompleks secara moral.
Thomas Hardy menempatkan Tess di antara 'Novels of Character and Environment' (Novel Karakter dan Lingkungan) miliknya dan memberinya subjudul provokatif 'A Pure Woman Faithfully Presented'. Diterbitkan dalam bentuk buku pada tahun 1891 setelah publikasi serial, karya ini membawa Wessex imajinasinya ke dalam konflik langsung dengan penilaian Victoria tentang kelas, seksualitas, dan kehormatan. Tess adalah salah satu contoh paling jelas dari kemampuan Hardy untuk membuat lanskap menjadi indah sambil membiarkan aturan sosial dan kebetulan mengubah keindahan itu menjadi tragedi.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.