Pengenalan Buku
Latar Belakang:Diterbitkan dalam bahasa Prancis pada tahun 1872, novel ini muncul di masa ekspansi pesat jalur kereta api, rute kapal uap, telegrafi, dan jadwal perjalanan yang terstandarisasi. Taruhannya mengubah jaringan transportasi global baru di abad ke-19 menjadi jam naratif. Teks bahasa Inggris ini adalah terjemahan George Makepeace Towle dari novel asli Prancis karya Verne. Cerita ini juga menanggapi perdebatan surat kabar kontemporer tentang apakah rute baru telah memungkinkan perjalanan semacam itu secara praktis. Verne mengubah ketertarikan publik tersebut menjadi ujian perencanaan, kekayaan, dan infrastruktur kekaisaran.
Ringkasan Cerita:Phileas Fogg yang metodis bertaruh bahwa ia dapat mengelilingi dunia dalam delapan puluh hari dan meninggalkan London bersama pelayan yang baru direkrutnya, Passepartout. Penundaan, kecurigaan yang salah, dan kewajiban tak terduga berulang kali memaksa pasangan ini untuk menyeimbangkan perhitungan tepat waktu dengan tanggung jawab kemanusiaan. Karena pembaca mengetahui tenggat waktunya, bahkan transfer rutin dan prosedur perbatasan memperoleh kekuatan dramatis. Perjalanan tersebut juga secara bertahap mengungkapkan kualitas dalam diri Fogg yang disembunyikan oleh kehidupan London-nya yang diatur ketat.
Fitur Sastra:Novel ini menggunakan bab-bab pendek, ketepatan waktu, transisi geografis, dan kontras komik antara ketenangan Fogg dan impulsifitas Passepartout. Ketegangan muncul bukan dari motif tersembunyi, melainkan dari jadwal, rute, dan akumulasi penundaan. Narasi ini juga mencerminkan asumsi Eropa abad ke-19, yang dapat diperiksa oleh pembaca modern bersamaan dengan ketertarikannya pada mobilitas global. Perhitungan yang berulang memberikan permukaan mekanis pada buku ini, namun kebetulan dan pilihan manusia berulang kali mengganggunya. Narasi bergantian antara kekaguman terhadap mobilitas modern dengan sindiran terhadap pelancong yang melewati tempat-tempat tanpa benar-benar melihatnya.
Adaptasi Film dan Televisi
Around the World in 80 Days (1956)
Disutradarai oleh Michael Anderson di Amerika Serikat, dibintangi oleh David Niven, Cantinflas, Shirley MacLaine, dan Robert Newton, produksi skala besar ini memenangkan Academy Award untuk Film Terbaik. Film ini memperluas perjalanan menjadi tontonan, menambahkan penampilan kameo yang menonjol, dan mengubah atau memperbesar beberapa episode di luar novel.
Around the World in 80 Days (2004)
Disutradarai oleh Frank Coraci di Amerika Serikat, dibintangi oleh Jackie Chan, Steve Coogan, dan Cécile de France, versi ini menjadikan Passepartout sosok sentral yang berorientasi aksi dan memperkenalkan penjahat serta penemuan baru. Taruhannya tetap ada, tetapi karakterisasi dan insiden rute ditulis ulang secara ekstensif.
Kedua film tersebut mempertahankan taruhannya sambil mengubah keseimbangan antara catatan perjalanan, komedi, romansa, dan aksi. Perbedaan mereka membantu membedakan ketegangan berbasis jadwal dalam novel dari preferensi sinema modern terhadap tontonan dan penampilan bintang.
Edisi dan Terjemahan
Edisi Prancis pertama muncul dengan judul Le Tour du monde en quatre-vingts jours. Versi bahasa Inggris awal tidak dapat dipertukarkan: judul, nama, penghilangan, dan ungkapan berbeda-beda. Masukan ini menggunakan terjemahan George Makepeace Towle, sehingga kutipan dan kata-kata dalam bab harus diperiksa terhadap teks tersebut daripada terhadap terjemahan modern.
Terjemahan di kemudian hari mungkin mengembalikan materi, merevisi terminologi kolonial, atau memberikan catatan sejarah tentang rute dan mata uang. Pembacaan akademis akan mendapat manfaat dari edisi yang mengidentifikasi basis teks bahasa Prancisnya dan menjelaskan geografi transportasi abad ke-19.
Penulis dan Karyanya
Hubungan Antara Penulis dan Karya:Novel ini merupakan inti dari Voyages extraordinaires karya Verne karena ia mengalihkan penekanan dari mesin spekulatif ke sistem transportasi yang sudah beroperasi pada masanya. Itinerary yang disiplin memungkinkan Verne menggabungkan petualangan, geografi topikal, komedi sosial, dan argumen berkelanjutan tentang apa yang bisa dan tidak bisa diukur oleh ketepatan waktu. Novel ini membantu menjadikan perjalanan global yang berbatas waktu sebagai pola narasi populer yang tahan lama. Dalam karier Verne, karya ini istimewa karena keajaiban yang tampak bukanlah sebuah penemuan tunggal, melainkan koordinasi sistem di seluruh dunia.