Sepupu Bette disajikan dalam koleksi ini sebagai karya klasik tentang hasrat, status, dan performa sosial. Berkisar di seputar salon, ambisi provinsi, ruang pribadi, dan kehidupan kota yang gemerlap, buku ini mempertanyakan bagaimana romansa menjadi strategi dan bagaimana kehalusan budi dapat menyembunyikan kekejaman.
La Cousine Bette (pelafalan Prancis: [la kuzin bɛt], Sepupu Bette) adalah novel tahun 1847 karya penulis Prancis Honoré de Balzac. Berlatar di Paris pertengahan abad ke-19, novel ini mengisahkan tentang seorang wanita paruh baya yang belum menikah yang merencanakan penghancuran keluarga besarnya. Bette bekerja sama dengan Valérie Marneffe, seorang wanita muda yang tidak bahagia dalam pernikahannya, untuk merayu dan menyiksa sederet pria. Salah satunya adalah Baron Hector Hulot, suami dari sepupu Bette, Adeline. Ia mengorbankan kekayaan dan nama baik keluarganya demi menyenangkan Valérie, yang kemudian meninggalkannya demi seorang pedagang kaya bernama Crevel. Buku ini merupakan bagian dari bagian Scènes de la vie parisienne dari urutan novel Balzac, La Comédie humaine ("Komedi Manusia").
Pada tahun 1840-an, format serial yang dikenal sebagai roman-feuilleton sangat populer di Prancis, dan ekspresi yang paling diakui darinya adalah tulisan sosialis karya Eugène Sue. Balzac ingin menantang supremasi Sue, dan membuktikan dirinya sebagai penulis feuilleton yang paling mumpuni di Prancis. Menulis dengan cepat dan fokus yang intens, Balzac menghasilkan La Cousine Bette, salah satu novel terpanjangnya, dalam waktu dua bulan. Novel ini diterbitkan di Le Constitutionnel pada akhir tahun 1846, kemudian dikumpulkan bersama karya pendampingnya, Le Cousin Pons, pada tahun berikutnya.
Karakter-karakter dalam novel ini mewakili kutub moralitas yang kontras. Bette yang pendendam dan Valérie yang tidak tulus berdiri di satu sisi, dengan Adeline yang pemaaf dan putrinya yang sabar, Hortense, di sisi lain. Sementara itu, kepala keluarga Hulot dikonsumsi oleh hasrat seksualnya sendiri. Suami Hortense, pengasingan Polandia Wenceslas Steinbock, mewakili kejeniusan artistik, meskipun ia menyerah pada ketidakpastian dan kurangnya motivasi. Balzac mendasarkan karakter Bette sebagian pada ibunya dan penyair Marceline Desbordes-Valmore. Setidaknya satu adegan yang melibatkan Baron Hulot kemungkinan besar didasarkan pada peristiwa dalam kehidupan teman Balzac, novelis Victor Hugo.
La Cousine Bette dianggap sebagai karya besar terakhir Balzac. Penggunaan detail realis khasnya berpadu dengan panorama karakter yang kembali dari novel-novel sebelumnya. Beberapa kritikus memujinya sebagai titik balik dalam karier sang penulis, dan yang lainnya menyebutnya sebagai teks naturalis prototipe. Karya ini telah dibandingkan dengan Othello karya William Shakespeare serta War and Peace karya Leo Tolstoy. Novel ini mengeksplorasi tema maksiat dan kebajikan, serta pengaruh uang terhadap masyarakat Prancis. Hubungan Bette dengan Valérie juga dilihat sebagai eksplorasi penting dari tema homoerotik. Sejumlah versi film dari cerita ini telah diproduksi, termasuk mini-seri BBC tahun 1971 yang dibintangi oleh Margaret Tyzack dan Helen Mirren, serta film fitur tahun 1998 dengan Jessica Lange sebagai pemeran utama.
Dalam tema kota yang dekaden, salon, dan cinta yang berbahaya, Sepupu Bette menunjukkan kesenangan dan bahaya dari dunia di mana selera, uang, reputasi, dan kerinduan terus-menerus bertukar topeng.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.