Père Goriot dihadirkan dalam koleksi ini sebagai sebuah karya klasik tentang hasrat, status, dan performa sosial. Berpusat pada salon-salon, ambisi provinsi, kamar-kamar pribadi, dan kehidupan kota yang gemerlap, buku ini mempertanyakan bagaimana romansa menjadi strategi dan bagaimana kehalusan budi dapat menyembunyikan kekejaman.
Le Père Goriot[a] (pelafalan bahasa Prancis: [lə pɛʁ ɡɔʁjo], "Goriot Tua" atau "Ayah Goriot") adalah novel tahun 1835 karya novelis dan dramawan Prancis Honoré de Balzac (1799–1850), yang termasuk dalam bagian Scènes de la vie privée dari rangkaian novelnya La Comédie humaine. Berlatar di Paris pada tahun 1819, novel ini mengikuti kehidupan tiga tokoh yang saling terkait: Goriot tua yang sangat menyayangi anak-anaknya, seorang penjahat misterius yang bersembunyi bernama Vautrin, dan seorang mahasiswa hukum yang naif bernama Eugène de Rastignac.
Awalnya diterbitkan dalam bentuk berseri selama musim dingin 1834–1835, Le Père Goriot secara luas dianggap sebagai novel Balzac yang paling penting. Ini menandai penggunaan serius pertama oleh penulis terhadap karakter-karakter yang telah muncul di buku lain, sebuah teknik yang membedakan fiksi Balzac. Novel ini juga dicatat sebagai contoh gaya realisnya, yang menggunakan detail-detail kecil untuk menciptakan karakter dan subteks.
Novel ini berlatar selama Restorasi Bourbon, yang membawa perubahan mendalam bagi masyarakat Prancis; perjuangan individu untuk mengamankan status sosial yang lebih tinggi adalah tema utama dalam buku ini. Kota Paris juga memberikan kesan mendalam pada karakter-karakternya – terutama Rastignac muda, yang tumbuh di provinsi-provinsi Prancis selatan. Balzac menganalisis, melalui Goriot dan tokoh lainnya, sifat keluarga dan pernikahan, memberikan pandangan pesimis terhadap institusi-institusi tersebut.
Novel ini dirilis dengan ulasan yang beragam. Beberapa kritikus memuji penulis atas karakternya yang kompleks dan perhatiannya pada detail; yang lain mengecamnya karena banyaknya penggambaran korupsi dan keserakahan. Sebagai favorit Balzac, buku ini dengan cepat meraih popularitas luas dan sering diadaptasi ke dalam film dan panggung. Buku ini melahirkan ekspresi Prancis "Rastignac", sebutan bagi pemanjat sosial yang bersedia menggunakan cara apa pun untuk memperbaiki situasinya.
Dalam tema kota yang dekaden, salon, dan cinta yang berbahaya, Père Goriot menunjukkan kesenangan dan bahaya dari dunia di mana selera, uang, reputasi, dan kerinduan terus-menerus bertukar topeng.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.