«Tempat yang Terkutuk» adalah salah satu cerita pendek paling terkenal karya Nikolai Vasilievich Gogol dari siklus Malam di Peternakan Dekat Dikanka. Karya ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1832 dan menggabungkan humor rakyat, mistisisme, cerita rakyat, dan suasana pedesaan Ukraina.
Plotnya berpusat pada kakek sang narator, yang suatu hari saat sedang menari menyadari adanya tempat aneh di ladang: setiap kali dia mendekatinya, ruang seolah-olah berubah. Belakangan, sang kakek menemukan harta karun di sana, namun «tempat yang terkutuk» itu mulai mempermainkan manusia — membingungkan jalan, menakut-nakuti dengan penglihatan, dan mengejek keserakahan manusia. Pada akhirnya, harta yang ditemukan ternyata adalah tipuan, dan ceritanya sendiri berubah menjadi perumpamaan ironis tentang kelemahan manusia.
Cerita ini mencerminkan gaya awal Gogol: bahasa percakapan yang hidup, surealisme, perpaduan antara yang lucu dan yang mengerikan, serta hubungan mendalam dengan cerita rakyat Ukraina. Di sini, kekuatan jahat bukanlah kejahatan absolut, melainkan bagian dari pandangan dunia rakyat, di mana hal ajaib terus berdampingan dengan kehidupan sehari-hari.
«Tempat yang Terkutuk» memberikan pengaruh pada perkembangan prosa mistis Rusia dan Ukraina. Kemudian, motif-motif Gogol — kombinasi sindiran, absurditas, dan supranatural — menginspirasi penulis seperti Mikhail Bulgakov dan Franz Kafka. Suasana karya ini telah berulang kali digunakan dalam film, teater, dan video game berdasarkan plot-plot Gogol.
Kritikus sering mencatat pandangan unik Gogol terhadap fantasi rakyat. Kritikus sastra Andrei Bely menulis bahwa pada karya Gogol «tawa tiba-tiba berubah menjadi horor», dan adegan sehari-hari mampu seketika berubah menjadi wahyu mistis.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.