Ingin kebebasan finansial sekaligus bekerja dengan bahagia?
Ingin posisi tinggi dan kekuasaan sekaligus memiliki jaringan pertemanan yang luas?
Mendapatkan ketenaran, kekayaan, sekaligus persahabatan, apakah itu benar-benar mustahil?
Hanya anak kecil yang harus memilih; sebagai orang dewasa yang sukses, tentu saja saya menginginkan semuanya!
【Berpikir dengan Baik adalah Kunci Kesuksesan】
"Berpikir menentukan segalanya," ungkapan ini sama sekali tidak salah. Ketika pemikiran digabungkan dengan tujuan, kegigihan, dan hasrat yang membara untuk memperoleh kekayaan materi, pemikiran tersebut memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.
Penulis Inggris Samuel Smiles berpendapat bahwa untuk menjadikan aturan emas kesuksesan sebagai hukum bagi diri sendiri, seseorang harus membangun kebiasaan berpikir positif. Jika hal ini tidak dilakukan, meskipun alam bawah sadar dapat memberikan pengaruh yang lebih baik, keinginan tersebut pada akhirnya tetap tidak akan terwujud. Lawan dari pemikiran positif adalah pemikiran negatif; melakukan segala sesuatu dengan cara aktif adalah positif, sedangkan dengan cara pasif adalah negatif.
【Merangkul Hati Orang Lain Melalui "Menyuguhkan Teh"】
Konosuke Matsushita pernah mengatakan bahwa seorang direktur harus merangkap tugas menyuguhkan teh. Tentu saja, maksudnya bukan agar direktur benar-benar menyuguhkan teh secara fisik, melainkan bahwa seorang direktur yang kompeten setidaknya harus menganggap pemikiran ini sebagai sesuatu yang wajar. Dalam konsep Matsushita, direktur tidak berada di atas segalanya, melainkan berdiri di belakang para staf untuk mendorong mereka maju. Begitu seorang direktur memiliki sikap lembut seperti ini, saat melihat karyawan yang bertanggung jawab, ia secara alami akan berkata dengan penuh syukur: "Terima kasih atas kerja keras Anda, silakan minum teh dulu." Tentu saja, direktur tidak harus menuangkan teh sendiri, tetapi jika ia dapat menunjukkan ketulusannya, hal itu secara alami akan membangkitkan semangat bawahan yang lelah dan meningkatkan efisiensi kerja.
【Kritik Juga Memerlukan Seni】
Untuk mengubah seseorang tanpa melukai perasaannya atau menimbulkan kebencian, hal cerdas yang harus dilakukan adalah: "Mengingatkan orang lain akan kesalahannya secara tidak langsung."
Lyman Abbott, sebelum memberikan pidato tertentu, menulis dan merevisi naskah khotbahnya berulang kali, lalu membacakannya kepada istrinya; faktanya, naskah khotbah tersebut ditulis dengan sangat membosankan dan mungkin tidak akan menarik minat pendengar mana pun.
Dan Nyonya Abbott yang cerdas mengatakannya seperti ini—
【Mundur untuk Maju, Menunggu Kesempatan】
Kesuksesan harus menunggu waktu yang tepat. Seperti halnya dalam peperangan, hal yang paling tabu adalah ketergesaan yang gegabah. Tanpa menganalisis situasi spesifik dan hanya ingin membasmi lawan secepat mungkin justru akan memudahkan lawan menangkap kelemahan dan melakukan serangan balik.
Sebelum Pertempuran Guandu, Cao Cao mengajak Liu Bei minum arak sambil berbincang tentang pahlawan untuk menguji apakah Liu Bei memiliki ambisi untuk memperebutkan takhta. Beruntung Liu Bei mengerti cara menyembunyikan kemampuannya (taoguang yanghui), sehingga akhirnya berhasil lolos dengan selamat dari kecurigaan Cao Cao dan berhasil membangun prestasi besar.
Pada akhir masa Tiga Kerajaan, Sima Yi memiliki kekuasaan besar yang mendominasi istana, yang memicu kecemburuan dan kecurigaan orang lain. Demi kepentingan jangka panjang, ia mampu menahan diri, berpura-pura bodoh dan gila untuk merencanakan kebangkitan besar di masa depan.
Fitur Buku:
Buku ini disusun dari 36 aspek untuk menganalisis dan mengeksplorasi jalan menuju kesuksesan. Isinya mencakup pengembangan diri, hubungan di tempat kerja, interaksi antarmanusia, dan lain-lain. Selain tema yang kaya, contoh-contoh yang diberikan juga beragam dan memikat. Melalui gaya penulisan penulis yang mengalir dan ringkas, kesuksesan tampaknya tidak lagi jauh tak terjangkau, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari dan dicapai dengan mudah.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.