Sang Antikristus" (Der Antichrist. Fluch auf das Christentum) karya Friedrich Wilhelm Nietzsche, ditulis pada tahun 1888 dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1895, adalah sebuah karya filosofis polemik yang mendalam. Dalam buku ini, Nietzsche meluncurkan kritik tajam terhadap Kekristenan, moralitasnya, dan nilai-nilai yang ia anggap telah meresap ke dalam peradaban Barat. Ia berargumen bahwa konsep-konsep Kristen seperti rasa kasihan, altruisme, dan gagasan tentang Tuhan adalah kekuatan-kekuatan penyangkal kehidupan yang merayakan kelemahan dan kemerosotan, alih-alih kekuatan dan vitalitas. Nietzsche mengontraskan etika Kristen dengan filosofi yang ia anggap lebih meneguhkan kehidupan, seperti beberapa aspek Buddhisme, dan mendalami asal-usul historis serta psikologis dari kekuasaan agama. Inti dari argumennya adalah seruan untuk "transvaluasi semua nilai," yang mengadvokasi kerangka etika baru berdasarkan "kehendak untuk berkuasa" dan penguasaan diri secara individual, alih-alih belas kasih atau moralitas tradisional. Karya ini merupakan landasan filosofi masa tuanya, menantang keyakinan konvensional dan mengeksplorasi tema-tema nihilisme, moralitas tuan-budak, dan evaluasi ulang atas tujuan manusia.
Skor kemudahan membaca: 55,5 (kelas 10 hingga 12). Agak sulit dibaca.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.