Mengapa tulisan Qi Baishi pada lukisan kepiting 'Menonton Perjalananmu dengan Tangan di Saku' dianggap 'sangat luar biasa'? Mengapa Pu Xinyu merasa 'sangat tidak senang' ketika membicarakan julukan 'Zhang dari Selatan dan Pu dari Utara'?
Bagaimana reaksi Zhang Daqian ketika karya palsu masa mudanya terbongkar? Membicarakan pelukis, membahas peristiwa seni — dunia seni awal Republik Tiongkok dalam pandangan Zhu Shengzhai.
Zhu Pu, dengan nama kehormatan Puzhi dan nama alias Puyuan, kemudian dikenal sebagai Shengzhai. Ia sangat mencintai kaligrafi dan lukisan, mengikuti gaya 'Gengzi Xiaoxia Ji' karya Sun Chengze dan 'Jiangcun Xiaoxia Lu' karya Gao Shiqi dari Dinasti Qing. Ia mengoleksi kaligrafi dan lukisan terkenal yang dilihatnya, memberikan kritik dan apresiasi, meneliti asal-usulnya, serta mencatat dimensi, prasasti tambahan dari generasi berikutnya, dan catatan gambar lainnya. Seumur hidupnya ia tenggelam dalam dunia seni, bahkan secara khusus meminta Chen Julai untuk mengukir stempel untuknya yang berbunyi: 'Terlambat menyadari betapa bermanfaatnya kaligrafi dan lukisan, menyesal waktu yang tersisa tidak banyak.'
'Melukis Orang Melukis Peristiwa' mencakup esai apresiasi kaligrafi dan lukisan penulis sejak Dinasti Keenam, termasuk catatan bacaan tentang anekdot pelukis kuno dan modern, transkripsi prasasti kaligrafi dan lukisan, dan lain sebagainya. Buku ini juga menceritakan interaksi penulis dengan tokoh-tokoh dunia seni seperti Qi Baishi, Yu Shaosong, Pu Xinyu, Zhang Daqian, Huang Binhong, Wu Hufan, Yu Fei'an, serta Huang Yongyu dan ayahnya. Selain itu, terdapat kisah-kisah menarik yang jarang diketahui seperti 'Menonton Perjalananmu dengan Tangan di Saku' milik Qi Baishi, 'Kenakalan Masa Muda' Zhang Daqian, dan 'Gambar Bayangan Menyerang Yang' milik Pu Xinyu, yang menggambarkan sosok-sosok dunia seni pada awal masa Republik Tiongkok.
Buku ini juga memuat kesan-kesan penulis setelah membaca buku-buku seperti 'Rekaman Intisari Taman Seni', 'Kumpulan Pilihan Lukisan Kipas Dinasti Ming dan Qing', 'Kumpulan Lukisan Terkenal Tiongkok Berbagai Dinasti', serta mencatat pengalaman dan pemikiran penulis saat mengunjungi pameran lukisan di Tiongkok, Jepang, dan tempat lainnya.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.