Dalam novel fantasi sains klasik karya Edgar Rice Burroughs, "The Gods of Mars," John Carter, seorang pria terhormat asal Virginia dan mantan kapten Konfederasi, secara misterius kembali ke Barsoom (Mars) setelah satu dekade di Bumi. Namun, kemunculannya kembali bukanlah di tanah Helium yang sudah dikenalnya, melainkan di Lembah Dor yang menakutkan, yang dianggap sebagai alam baka bangsa Mars tempat di mana tidak ada makhluk hidup yang seharusnya kembali. Di sini, Carter mengungkap kebenaran yang mengejutkan: 'dewa-dewa' Mars yang dipuja tidak lebih dari ras parasit Thern dan pelayan monster mereka, Manusia Tumbuhan, yang mengeksploitasi dan memangsa para peziarah yang tidak menaruh curiga saat mencari surga abadi. Terjebak dalam penipuan mengerikan ini, Carter harus mengarungi lanskap yang berbahaya, melawan musuh yang tangguh, dan menggalang sekutu untuk mengekspos dewa-dewa palsu tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk menyelamatkan putri tercintanya, Dejah Thoris, yang ditawan, dan memimpin pemberontakan besar untuk meruntuhkan sistem keagamaan opresif yang telah memperbudak seluruh dunia di bawah jaringan kebohongan. Sekuel mendebarkan dari "A Princess of Mars" ini menjerumuskan Carter ke dalam perjuangan putus asa demi kebenaran, cinta, dan pembebasan Barsoom.
Skor kemudahan membaca: 75.3 (kelas 7). Cukup mudah dibaca.
Miva, cara membaca setelah buku audio
Dengarkan seperti buku audio, lalu tanyakan apa saja, kapan saja
Mulai narasi MivaMiva tidak hanya membacakan. Miva terus menjelaskan sesuai pertanyaanmu.